PELAKSANAAN KELAS IBU BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS GODONG I

Luluk Hidayah, Devi Rosita

Abstract


Angka Kematian Bayi (AKB) menggambarkan tingkat permasalahan kesehatan masyarakat. AKB di Indonesia pada tahun 2015 sebesar 22,23 per 1.000 kelahiran hidup. AKB di Jawa Tengah tahun 2016 sebesar 99,9 per 1.000 kelahiran hidup, dan tertinggi adalah Kabupaten Grobogan yaitu 17,08 per 1.000 kelahiran hidup. Kegiatan Kelas Ibu Balita merupakan upaya untuk menurunkan AKB. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis pelaksanaan Kelas Ibu Balita. Jenis penelitian adalah kualitatif, difokuskan pada aspek input, proses dan output dari pelaksanaan Kelas Ibu Balita. Informan awal ditentukan dengan teknik purposive sampling, dan informan selanjutnya dengan teknik snowball sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam terhadap 12 informan. Kredibilitas data dengan triangulasi sumber. Analisis data secara deskriptif dan disajikan dalam bentuk narasi. Input pelaksanaan Kelas Ibu Balita meliputi fasilitator yang terdiri dari bidan desa, bidan puskesmas, tenaga gizi, tenaga gigi dan petugas Pengendalian Penyakit Menular (P2P). Hanya 1 (satu) fasilitator yang mendapatkan pelatihan tentang Kelas Ibu Balita dari DKK. Sumber dana pelaksanaan Kelas Ibu Balita dari Bantuan Operasional Khusus (BOK), dan ada 3 (tiga) desa yang mendapatkan sumber dana dari Anggaran Dana Desa (ADD). Media promosi kesehatan yang digunakan adalah lembar balik yang diperoleh dari DKK yang berjumlah 1 paket dan digunakan secara bergantian ke desa-desa. Proses pelaksanaan Kelas Ibu Balita difokuskan pada balita yang mengalami masalah tumbuh kembang dan tidak dikelompokkan berdasarkan umur. Semua ibu balita memiliki Buku KIA, namun cakupan ASI Eksklusif belum mencapai 100%. Input pelaksanaan Kelas Ibu Balita kurang baik, proses belum sesuai pedoman pelaksanaan Kelas Ibu Balita, dan output belum optimal.

 

Kata Kunci : Kelas Ibu Balita, Pelaksanaan, IMR


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.