UJI AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL DAUN SRIKAYA (Annona squamosaL.)TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH PADA MENCIT YANG DIINDUKSI FRUKTOSA

Kiki Yuni Rahmawati, Ricka Islamiyati

Abstract


Diabetes melitus adalah penyakit kronis yang terjadi saat pankreas tidak lagi mampu membuat insulin, atau bila tubuh tidak dapat memanfaatkan insulin dengan baik yang dihasilkan. Penelitian antidiabetes yang telah dilakukan terdapat beberapa tanaman yang dapat menurunkan kadar gula darah, salah satunya adalah tanaman srikaya.Tanaman tersebut diketahui memiliki kandungan senyawa flavonoid. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan dengan metode toleransi glukosa. Hewan uji yang digunakan adalah mencit jantan (Mus Musculus) jenis mencit swiss.Penelitian ini menggunakan 20 ekor mencit dan dibagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok kontrol positif, kontrol  negatif, kelompok dosis ekstrak etanol daun srikaya masing-masing 200 mg/KgBB, 300 mg/KgBB, 400 mg/KgBB. Data diperoleh dari pengukuran kadar glukosa darah mencit yang dipuasakan, 30 menit setelah diberikan larutan fruktosa, dan pada menit ke 30, 60, 90 dan 120 setelah pemberian ekstrak. Data kemudian dianalisis secara statistik dengan aplikasi SPSS menggunakan metode One Way Anova. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol daun srikaya dosis 200 mg/KgBB, dosis 300 mg/KgBB dan dosis 400 mg/KgBB mampu menurunkan kadar glukosa darah. Dosis efektif ekstrak etanol daun srikaya sebagai antidiabetes yaitu dosis 400 mg/KgBB

 

Kata Kunci : Daun Srikaya, Kadar Gula Darah, Fruktosa, Mencit Swiss


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.