PENGUNAAN KOMBINASI FOTOKATALIS TiO2 DAN BENTONIT UNTUK PENGOLAHAN LIMBAH FARMASI

Achmad Wildan

Abstract


Air limbah farmasi merupakan air sisa pengolahan produksi maupun aktivitas laboratorium. Air limbah tersebut memiliki dampak yang berbahaya bagi lingkungan. Air limbah tersebut dapat dicemari oleh zat kimia organik dan anorganik seperti  siprofloksasin dan  ion Cu(II). Metode fotokatalisis menggunakan TiO2 telah terbukti berpotensi untuk mengatasi pencemaran limbah dengan cara yang ramah lingkungan serta menghemat biaya. Bentonit merupakan media adsorpsi yang tepat untuk  disisipkan pada katalis TiO2 karena  dapat  meningkatkan partikel-partikel sangat halus, tidak bersifat racun, mudah didapat , ekonomis dan dapat  memperluas  sisi aktif  dari  TiO2.  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keberadaan bentonit dan lama penyinaran terhadap efektivitas proses fotodegradasi siprofloksasin yang terkatalisis TiO2  dengan keberadaan ion Cu(II).  Metode penelitian dilakukan dalam suatu reaktor tertutup yang dilengkapi dengan pengaduk magnetik dan lampu UV sebagai sumber sinar ultraviolet. Variasi lama penyinaran  yang digunakan adalah  20,  40, 60, 80 dan 100 menit. Sedangkan massa kombinasi TiO2 dengan Bentonit yang digunakan adalah 10 :1, 15 : 1, dan 20 : 1. Metode yang digunakan untuk mengetahui konsentrasi siprofloksasin adalah Spektrofotometri Ultra Violet dan konsentrasi ion Cu(II) menggunakan Spektrofotometri Serapan Atom. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh variasi lama penyinaran dan variasi massa TiO2 dan bentonit  pada fotodegradasi siprofloksasin dan fotoreduksi ion Cu(II). Kondisi optimal lama penyinaran pada proses fotodegradasi siprofloksasin dan fotoreduksi ion Cu(II) adalah 100 menit dan dengan variasi TiO2 kombinasi Bentonit adalah 20 : 1, pada kondisi tersebut siprofloksasin yang terdegradasi  74,67% dan ion Cu(II) yang tereduksi 77,18 %.

 

Kata kunci: Bentonit; fotokatalis TiO2; ion Cu; siprofloksasin


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.